Showing posts with label Daerah Tiada Bernama. Show all posts
Showing posts with label Daerah Tiada Bernama. Show all posts

16 August 2023

AKU HANYALAH PETUALANG BUTA

 


AKU HANYALAH PETUALANG BUTA

Aku hanyalah seorang petualang buta 
yang melayari perjalananku sendiri. 
Dilautan manusia memperjuangkankan 
pemberian dan penerimaan, 
dihamparan dunia memperjuangkan 
budi, jasa juga rasa. 

Bukanlah yang Sempurna, namun seadanya sebaik mungkin. 

Kesempurnaan itu, terpisah diantara batas 
Yang Menciptakan dan Yang Diciptakan 
dan begitu juga manusia yang dikurniakan kata dan doa 
tapi Tuhan juga yang Punya segala Kuasa. 
Sayangnya seringku saksikan manusia yang merasa berkuasa 
dan Tuhan sekadar lafaz kata. 

Ya rabb, 
ampunilah kami dan tunjuki kami manusia
 CiptaanMu yang masih belum penuh 
mengenal "Bismillahirrahmanirrahim ' Mu.




AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my

AKU - MENESULURI NYATA DAN NYAWA MEDAN DUNIA


AKU - MENESULURI NYATA DAN NYAWA MEDAN DUNIA

Biarkan aku begini, 
menjadi puing puing yang tak terlupakan meski bentak dan juga rayu sering mencumbui kalbu rapuhku.
Aku menelusuri nyata dan nyawa medan dunia.

Meski bahasaku sering gagal menembus jiwa yang belum mengenal ertiku, barangkali doa dan kataku nantinya mengetuk lamunan yang bangun bersama maksud yang kutinggal di meja bicara biasa dari jendela jiwa yang ku selalu ku buka pada manusia yang datang pergi bersama wacana tersendiri. 

Mari kita berbicara rasa...



AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my

02 June 2021

HUJAN KATA DI KUCHING, HUJAN RASA DI BANDUNG #MALINDO

 


HUJAN KATA DI KUCHING, 
HUJAN RASA DI BANDUNG 
#MALINDO

I
Tidakkah hujan, Lebih Riang Malam ini..
Mereka bermain berkawan bergembira..
Menarik udara menjadi sejuk
Membawa hati seseorang pada mimpinya..

II
Hujan itu penglipur lara,
Mencoret ceritera dari sebuah rasa.
Dipersimpangan duka lara dan juga damai bahagia,
Juga ingatan termanis atau juga
Tragis sebuah tangis,
Bercampur dalam benak.
Getar memecah menyelubungi.
Kesendirianku menggenggam doa terindah
Yang kutitip buat Tuhan
Demi esok yang tetap ku harapkan berhujankan
Damai yang kusyukuri.

III
Malam ini,
Ingin lagiku ulangi 
mendengarkan instrumental alam
yang membuatku tidak ingin kembali.
Di antara ada doa yang di Aamiin kan..
Tidak berharap lebih,
Tidak bermimpi tinggi,
Hanya ingin membuka cerita
Dari setiap denting mu.
Hujan,
Kini kembali membawa cerita lama
Dari teman baru.

IV
Kedinginan menjarah kalbu,
Hujan punya bicara,
Diri ini punya rasa,
Kukira tinta kata juga punya jalannya,
Menari seiring
Nada
Cinta
Jiwa
Puja,
Rencana,
dan 
Seadanya.

AH !
Ini rayu menderu rindu
Yang dulu adalah lapangan syahduku.
Teman Baru mengingatkan aku
Pada buku disuatu masa dahulu,
Dalam Hujan mengutus memori buta
menyuluh kenangan.
Asyik ?
Mana mungkin kata dan jiwa mudah dipisahkan masa.
Belajar dari doa yang dari rasa.
Melontarkan kata yang yakin dipercaya 
tetap ada di sisi Yang Maha Punya Segala.

V
Biarkan hujan malam ini mencorat cerita dan rasa,
Dari dua tanah terpisah samudera.
Sementara baris - baris karya coretan bersama
Menyimpan nyawa dan harga.

** Terima kasih buat Sahabat Pena dari bandung, Nadya yang sudi berkolaborasi untuk Puisi ini. Semoga jadi kenang-kenangan yang seadanya.

Tanggal 20 Mei 2021
Kuching-Bandung
#DaerahTiadaBernama
#Nadya

10 October 2018

BILA CINTA DI UJI


BILA CINTA DI UJI

Hari ini bersama titisan hujan 
Basah membasahi bumi 
Bersama kesuraman wajah pagi
Bermelodi sayu dalam alunan luka 

Ku berserah pada illahi 
Kini cintaku sedang di uji 
Apakah semua ini harus berakhir?

Ya Allah Ya Tuhanku 
Sungguh aku tak kuat menahan 
Ujian yang kau beri ke atasku
Setiap saat dan waktu 
Ku bersujud Padamu.. 
Janganlah kau rampas rasa kasih ini 
Restukanlah cinta dan sayangku 
Ku ingin bersama sehidup dan semati 
Biar sampai ke hujung nyawa 

Hasil Nukilan.
Gadis Di Balik Bulan

09 October 2018

RUPA PELANGI SEINDAH WARNA HATI


RUPA PELANGI SEINDAH WARNA HATI 

Rindu nan biru 
Getarnya berdegup seru
Saraut wajah sendu terlintas menahan deru 
Berkata ingin bertemu
Andaikan bisa memutar waktu
Kan kukembalikan kisah ke semula 
Mungkin takkan ada pinta mengusik  jiwa
Tercukupi rindu membasahi kalbu setiap waktu

Yakinilah senja akan meminang pelangi 
Dan warna takkan menipu kebenarannya 

Kita akan membedah rasa lalu memunguti cerita tertunda 
Memperbaiki senyum pada tatanan selanjutnya 
Adalah sangat baik

Engkau harus yakin
Dekapanku takkan sirna 
Bersama doa menyemogakan anugerah terindah

Karena di sini 
Setulus jiwa menunggu kapan dan bilamana engkau datang

Hanya satu peermohonanku 
Bila waktu usai 
Bisa membimbing jalan ke arah menuju cahaya
 Akan tercukupi semua bahagiaku 

Gubuk tua, 08-10-18


Nukilan,
Fajar

08 October 2018

TAK TEPAT WAKTU


TAK TEPAT WAKTU

Demi waktu yang naif mengekang separuh hati.
Separuhnya lagi dibiarkan liar.
Untuk mencintai diam-diam.
Dan berharap dalam-dalam.

Tapi kadang ia tak tepat.
Seseorang datang di waktu yang salah menurutnya.
Padahal,,, cinta tak pernah keliru.
Hanya saja, logika terlalu dangkal mengartikan cinta yang se rahasia itu.

Dia berbisik.
Suaranya hampir sunyi.
Dia berkata;
"kita adalah pertanyaan tanpa jawaban."

Oktober, hari ke-delapan, 2018.

_aku_

Nukilan,
Devan Rafandra Gibran

01 October 2018

P E N Y E S A L A N




PENYESALAN

Masa tak akan pernah berdusta....
Pada seluruh penghuni alam semesta...
Hati tak mungkin dapat terisi dua jiwa....
Dan saat itu terjadi yang ada hanyalah luka...

Ketika luka harus bersemayam disana...
Harus berpikir apa langkah selanjutnya...
Karena ku tak bisa menyalahkan sesiapa...
Sebab itu takkan mengubah keadaan yang ada..

Ketika rasa memiliki masih bertahta....
Yang ada hanyalah rasa semakin tersiksa....
Melepaskan adalah pilihan tepatnya...
Biarlah dia memilih sendiri jalan selanjutnya...

Dalam kenangan yang memenuhi ingatan...
Kau yang pernah dan selalu kuperjuangkan...
Tertitip sejuta kasih yang kupersembahkan....
Kini semua tinggalah kenangan menyakitkan...

Aku sadar meski perih harus kutetaskan...
Kau hanyalah pecundang tanpa perasaan....
Kau tawarkan cinta dalam keracunan...
Yang kutahu itu adalah ketulusan....

Kini telah terbuka semua kenyataan....
Jangan pernah kau mengatakan itu kesiilafan...
Karena ku tau semua adalah kesengajaan...
Yang ku mau hanyalah pertanggung jawabkan....

Jadilah kesatria yang sebenarnya...
Jangan berbohong dibelakang sumpah agama...
Aku bisa membaca apapun yang kau rasa...
Jangan terus sembunyi dan terus bermuka dua.

Ingatlah akan karma di belakangmu...
Karena tak seorangpun akan tau saat itu...
Semua hanya menunggu waktu...
Hingga kau hanya mampu menyesali semua itu.

Nukilan dan Karya,
Gadis Di Balik Bulan.

22 September 2018

MENANTI SINAR


MENANTI SINAR
Deeqnasz

Langkah kaki,
Mengajar kita erti berjalan, 
Berjalan menuju kebaikan atau keburukan,
Langkah kaki,
Menentukan jalan yang kita inginkan,
Kegembiraan atau kesesalan,
Langkah kaki,
Memulakan perjalanan,
Bermula dari kiri ataupun kanan,
Langkah kaki,
Mencorakkan kehidupan,
Gelap mahupun bersinaran,

Kini aku,
Telah silap memilih langkah,
Telah silap memilih jalan,
Aku lalai dengan langkah ku, 
Aku alpa dengan gerak geri kaki ku, 
Dan aku,
Ingin kembali berjalan dengan langkah dan jalan yang di redha oleh NYA.

Nukilan,
Deeqnasz

#manusiayangalpa 
#silaplangkahku 
#akumanusiabiasa 
#ingatkanaku

03 July 2018

NOW IS FUTURE, MASA SEKARANG ADALAH UNTUK MASA MENDATANG


NOW IS FUTURE, 
MASA SEKARANG ADALAH UNTUK MASA MENDATANG

Apa yang kita jalani dan amalkan hari ini
akan memberikan apa yang ada pada kehidupan kita
pada masa yang akan datang kelak.

Cintai,Sayangi dan kasihi
diri kita
dengan perihal perihal terbaik yang sebaik mungkin.

Persiapkan dan lengkapi diri kita
dengan ilmu dan pengetahuan kehidupan secukupnya
sebanyak mungkin.

Mudahan berjaya di dunia dan sempurna di akhirat kelak.

Amin.

#DoaDanHarapan.



AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my

11 June 2018

INDAHNYA CINTA


INDAHNYA CINTA

Indahnya cinta yang menyatukan
hanya hidup dan mati yang menjadi sempadan,

Agungnya cinta yang setia
Pegangan diri yang menentukan,

Indahnya cinta yang membahagiakan
Penerimaan dan kesyukuran adalah kuncinya.

Sempurnanya cinta yang melengkapkan,
Ketuhanan,Manusia dan Alam
adalah sebahagian perjalanannya.

Cinta seharusnya satu,
Cinta mengajarkan kesetiaan,
Cinta itu memberi kebahagiaan,
Cinta itu melengkapkan.
Kerana itu cinta senantiasa dicari.




11.06.2018

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my


30 May 2018

KEDINGINANMU DAN RINDUKU


KEDINGINANMU DAN RINDUKU

Kedinginanmu membeku,
Lampu lampu yang pernah menghiasi malam kita berdua,
Malap dalam sinar yang menggelap,
Ku tak ingin padamkan lampu itu,
Sedang aku masih mensenandungkan
Irama dan melodi yang pernah kita nyanyikan.
Kenangan memori menyelimuti kelam jiwaku,
Kalbuku yang memanggil namamu,
Jiwaku yang mencari dirimu,
Benak yang meronta pilu,
Hatiku yang sayup membicarakan semua tentang kamu,
Degup jantungku,nafasku,
Mengalirkan rindu,hasrat dan keinginan
Yang tetap menyatu.
Dan diriku seluruhnya tetap di situ.
Tetap menunggu akan hadir jiwa dan rasamu.

Kepada Yang Maha Pemurah,
Kepada Yang Maha Pengasih,
Kepada Yang Maha Penyayang,
Tiada daya upayaku dengan rasa ini,
Dalam hamparan ini,
Kusandar dan serahkan,
Seluruh dan segalanya.

30.05.2018


AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my

28 May 2018

D I A M


D I A M

Diam,
Mungkin lebih baik
untuk menyampaikan
Apa yang tak mampu diluahkan
Dari hati dan lisan kata.

Dan biarkanlah air mata 
yang mengalir menjelaskan
dan menyatakan segalanya.

Sementara,
Sinaran doaku,
Coretan dan Catatan karyaku,
Hamparan hasratku,
Tulus Niat yang membeku,
Perjalanan Impianku,
Harus kuteruskan jua
Meski dugaan dan
Ujian Menyelubungi.

Aku enggan
Ianya mati dan terhenti.
Dalam redha,
Usaha dan penerimaan
tetap menyatu.

Kerana
Aku,
Dalam Diamku
Bukanlah yang sempurna,
Namun seadanya sebaik mungkin.



28.05.2018

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my


ALUNAN RASA


ALUNAN RASA

Antara hasrat 
yang menjadikan sebuah impian,
Antara niat 
yang membina sebuah kebahagian dan kedamaian,
Antara keinginan 
yang membina sebuah kesenangan dan senyuman,
Antara kasih
Yang menyampaikan Pengertian,
Antara sayang
Yang menautkan seluruh perasaan,
Antara cinta
Yang menggenggam 
siang dan malam,
hidup mati,
Jatuh bangun,
Bumi langit,
Batin zahir,
Jiwa raga
dan seluruh segalanya.

Dalam kudus doa dan bisikkan nurani,
Tersurat dan tersiratnya,
Pada KemahaluasanNya,
Kuhamparkan permohonan 
Yang seharum kasturi 
Dan bunga bunga indah yang putih berseri 
Terselit di rambutmu.

Mudahan memperindahkan
Taman syurgawi 
dan segenap ruang hidup 
dan langkah kakimu.
Selalu.

28.05.2018


AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my


25 May 2018

AKU HANYA MANUSIA YANG SEADANYA


AKU HANYA MANUSIA YANG SEADANYA

Aku,
Diriku....
Warak tidak,
Alim pun bukan,
malah jauh sekali dari sifat
kesempurnaan.
Melainkanhanya sebahagian
dari Ciptaan Allah Swt.
Insan yang bergelar manusia.

Namun,
Aku tetap berusaha,
Aku tetap menjalani,
Aku tetap menghadapi,
Dengan Sebaik mungkin
Apa saja yang memberkan
kebajikan dan kebaikan
Mahupun pada diri sendiri,
Mahupun pada seseorang,
Mahupun pada sesama insan,
Mahupun sesama mahkluk,
Mahupun Seluruh alam.
Kerana aku sedar,
Nyawa akan kembali ke sisi Ilahi,
Jasad akan mati,
Dunia akan pergi,
Diriku nanti hanya akan dikenangi,
Namaku juga akan beransur dilupai.
Begitulah hidup,
Punya penghujung dan saatnya akan menghilang
Seperti debu-debu yang menyelubungi
Kemudian hembus angin dan menyepi.

Sementara masih ada hayat di dunia ini.
Tidak kira sesiapapun diri kita ini,
Syukuri dan nikmatilah,
Apa yang tetap masih tinggal dan ada,
Usahakanlah dengan semangat yang tiada pernah mati,
Jalanilah dengan sepenuh hati.
Mudahan hidup seribu tahun lagi,
Abadi dalam sebutan dan 
Tulus doa - doa pada Ilahi.

Kepada Allah,
Tuhan Sekalian Alam,
Berserah sampai Akhir Nanti.


23.05.2018

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my

15 May 2018

KEPADA KITA - KITA SEMUA,BERSEDERHANALAH ( KERAJAAN BARU ).


KEPADA KITA - KITA SEMUA,
BERSEDERHANALAH ( KERAJAAN BARU ).

Bersederhanalah,
Jangan terlalu turutkan rasa dan emosi,
Kerajaan baru,
Dasar dan Polisi Baru,
Dan
Mentaliti kita juga seharusnya baru.
Buangkanlah pesimitik dan prejudis.
Kita Sama - sama menantikan pelaksanaan
Pentadbiran baru ini.
Tinggalkan emosi kempen dan pilihan raya.
Biarkan berlalu.
Usahlah Cemuh mencemuh dan keji mengeji
Kita masih ada esok hari.

Apa yang penting,
Perdana Menteri yang lama menjadi baru,
Menteri - menteri yang baru,
Dengan barisan kabinet yang baru,
Negara dan kerajaan dengan wajah - wajah yang baru,
Sistem pengurusan dan pentadbiran yang baru.
Sementara kita ? 
Apakah bersedia untuk pembaharuan ini ?
Berjuta Rakyat,
Pelbagaui kehendak dan kemahuan,
Sikap dan pendirian yang lain - lain.
Permintaan yang pelbagai,
Warna dan Lukisan kehidupan yang pelbagai corak.
Ada yang mensyukuri,
Ada yang mengkesali,
Ada yang memuji,
Ada juga yang mencaci dan mengkeji.
Tapi kita harus selalu tanya diri.

Sekarang,
Terpulanglah pucuk yang mengetuai,
Menurut suara majoriti dan menunaikan janji - janji.
Semoga menjadi Realiti dan di realisasi.

10.05.2018

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my


SELAMAT DATANG PENGURUSAN ( KERAJAAN ) BARU


SELAMAT DATANG PENGURUSAN ( KERAJAAN ) BARU 

Selamat Datang Kepada Pengurusan ( Kerajaan ) Baru.
Pemimpin yang lama sekali lagi kembali memegang
Tampok Pentadbiran.

Kompeni Bertukar,
Dasar dan Polisi juga bertukar.
Semoga proses peralihan berjalan dengan
Lancar, tenang dan damaia
Tanpa ada perkara yang tak diingini.
Semoga Allah Tuhan sekalian Alam mempermudahkan segalanya.

Janji dalam manifesto telah dibentangkan,
Suara Undi juga telah diputuskan.
Tibalah masanya memulakan memulakan langkah
Dengan Permulaan yang baru.

Kepada yang berjanji,
Tibalah masanya menunai dan mengotakan janji - janji.
Kepada yang Berjanji,'
Tibalah masanya untuk menuntut janji.

Pertempuran telah berakhir,
Nyatanya,
Yang menang bersorak kepuasan,
Yang kalah meratapi kejatuhan.
Detik - detik sambutan seterusnya
akan beransur dan beralih kepada
Proses Pelaksanaan.
Rakyat Pendokong  menunggu khabar yang dijanjikan.
Apakah ianya kenyataan yang tegak dengan
Harapan baru ?
Atau Sebaliknya.

Kita Tinggalkan Medan Pangkah,
Kita sama teruskan hari baru,
Mentari Menyinari,
Langit memayungi,
Kita sama - sama nantikan dan persaksikan,
Tumbuh dan tegaknya,
benih - benih pengharapan dan perjanjian,
Semoha Pohonnya nanti merimbun,
Meneduhkan sekalian umat rakyat.
Semoga Buahnya manis.
Menyenang Jiwa,
Damai sejahtera aman damai.

10.05.2018

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my

14 May 2018

SAJAK BUAT IBU ( HARI IBU 2018 )


SAJAK BUAT IBU ( HARI IBU 2018 )

Dilahirnya aku ke dunia,
Bergalang nyawa,
Bersimbah darah,
Mengerah tulang,daging dan urat.
Bersaksi Malaikat-malaikat.
Berkat doa dan permohonan,
Melalui mulianya haruman syurga,
Pintu segala dunia dan alam.
Allah kurniakan seorang manusia,
Berhembus cahaya di mata,
Dari merah tapak kaki,
dibesarkan dengan keringat,
Direstui dengan kabul doa,
Buat seorang ratu tertinggi 
yang menggegar dunia,
Gelarannya,
IBU,
EMAK,
BUNDA.


Saat ini,
Didepan mata adalah sosok karyamu,
Berkat doa restu,
Sembah dengan rendah diri,
diriku,Zuriat kerdilmu,
Memohon ampun maaf,
Dunia akhirat,zahir batin.
Dosa dosaku yang tak terkira,
Luka dan darah atas perlakuanku,
Singgung kata lisan,
Payah perit mu,
Resah gelisahmu,
Makan dan minumku,
Siang malamku,
Jaga tidurku,
Lebih dan kurangku,
Jatuh bangunku,
Zahir Batinku,
Ku serahkan pada junjung kasih,
dan murni nilaimu.
Ku mohon redha dan ampunmu 
Disisi Tuhan sekalian Alam.

Allah peliharakan hamparan duniaku,Ibuku.
Sejahtera,aman damai,langit dan bumi,
Dunia akhirat buat Yang mengandungku
9 bulan  9 hari dalam rahimnya.
Amin.


Allah berkati dan rahmati ibu ibu di seluruh penjuru Alam.
Doa dan salam buat ibu-ibu yang telah dijemput kembali ke sisiMu.


13 Mei 2018

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my 


03 May 2018

JENDELA YANG SAMA


JENDELA YANG SAMA

Jendela yang sama.
dan
Sebuah bilik berdinding keras 
yang di dalamnya mencoretkan perjalanan hidup 
Seorang insan yang lahir dari desa hijau nan damai.

Jendela yang sama
dan
Gerak dan lukisan alam yang berubah 
Seiring detik masa yang dari kesekian kali 
Menyampaikan maksud dan hasrat.

Jendela yang sama,
Dan
Seorang aku 
Yang mencoret karya semahu dan seadanya 
Demi hasrat hidup beribu tahun.

Jendela yang sama,
Dan
Harap doa,
Jauh dekat dan dalam renungan nurani tiada bertepi 
Akan liku jalan bingkisan ilahi.

Jendela yang sama,
Dan
Seorang diri 
Yang tetap dengan kesendiriannya,
Menjadi manusia memang bakal dijemput mati,
Mengutip amal,pahala dan kemuliaan hati 
Mudahan menjadi cahaya penerang 
Yang abadi sampai akhirat nanti.

Jendela yang sama,
Sampai selamanya.

28.04.2018


AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my



02 May 2018

DUGAAN DAN SEORANG AKU


DUGAAN DAN SEORANG AKU

Kita mungkin takkan selalu menemui perihal - perihal yang menguntungkan dalam kehidupan kita.Namun percayalah setiap masa susah dan sulit yang kita hadapi akan memberikan satu pengalaman,Pelajaran dan pembelajaran yang sangat bererti dan bermakna.

Sebagai manusia yang hidup dan belajar dari jalan - jalan dan liku - liku kehidupan yang telah kita tempuhi haruslah mempunyai ketabahan, kecekalan dan kesabaran walaupun ianya bukanlah semudah untuk dilafazkan dengan lisan namun kehidupan itu sendiori harus kita jalani bersama doa dan harapan kita kepada Ilahi.

Dugaan dan cabaran memang selalu akan datang dan hadir unruk menduga kita. Dalam diri kita  ianya akan membakar dan berkocak dan mendebur bagai ombak ribut di dalam batin,jiwa dan kalbu lalau kemudian ianya meresahkan zahir sehingga kita menjadi tidak tentu arah dan sesat atau mungkin hilang dalam diri kita sendiri.

Memang.Bukanlah semua dari kita mampu untuk mengahadapi segalanya semudah seperti yang dikatakan. Ada dari kita yang mampu menghadapainya dengan tenang,tumpuan dan fokus untuk menakluki ketidaktentuan dan ketidak keruan manakala sebahagian dari kita mengambil masa yang panjang untuk menghadam dan menemui prinsip prinsip untuk berpegang untuk menghadapi segala kemungkinan yang bakal berlaku.

Seperti juga diriku yang sering bergolak di badai dan rempuh oleh pelbagai dugaan.Sering juga rebah dan kecundang dalam emosi dan perasaan diri namun tiadalah jalan mudah dalam semua penyelesaian.Pencarian untuk segala persoalan - persoalan dan dalam memikirkan satu bentuk kekuatan dan penyelasaian untuk berpaut dan dihayati sedalamnya untuk terus melangkah haruslah sentiasa di cari.Aku enggan mengalah begitu sahaja.Kekuatan perlu di cari.

Aku tetaplah diriku....
Aku tetap diriku...


10.11.2016
Sarawak

ADALAH AKU


ADALAH AKU

Adalah aku,
Yang masih tetap tabah,
Kerana masih ramai
Yang lebih payah dan susah
Dari diriku di saat ini.

Adalah aku,
Yang masih tetap senyum
Dikala dicoba dan di duga
Dengan pelbagai kepayahan dan kesusahan.

Hidup tak selalunya indah
Sementara hayat yang masih menyelimuti jasad,
kehidupan ini haruslah
Dinikmati dengan seadanya.

Kehidupan kita di dunia ini tidak betah
Melainkan hanya satu persinggahan dan ujian
Apakah kita seorang yang merenungi
Ketuhanan dan mengumpul amalan
Untuk menuju kematian dan akhirat
Atau kita akan menjadi
Seorang yang leka dan lena
Dan asyik dalam keduniaan yang sementara
Dan penuh khayalan indah
Yang selalu melekakan.


Sarawak
 11.10.2016