Showing posts with label Sajak. Show all posts
Showing posts with label Sajak. Show all posts

10 October 2018

BILA CINTA DI UJI


BILA CINTA DI UJI

Hari ini bersama titisan hujan 
Basah membasahi bumi 
Bersama kesuraman wajah pagi
Bermelodi sayu dalam alunan luka 

Ku berserah pada illahi 
Kini cintaku sedang di uji 
Apakah semua ini harus berakhir?

Ya Allah Ya Tuhanku 
Sungguh aku tak kuat menahan 
Ujian yang kau beri ke atasku
Setiap saat dan waktu 
Ku bersujud Padamu.. 
Janganlah kau rampas rasa kasih ini 
Restukanlah cinta dan sayangku 
Ku ingin bersama sehidup dan semati 
Biar sampai ke hujung nyawa 

Hasil Nukilan.
Gadis Di Balik Bulan

09 October 2018

RUPA PELANGI SEINDAH WARNA HATI


RUPA PELANGI SEINDAH WARNA HATI 

Rindu nan biru 
Getarnya berdegup seru
Saraut wajah sendu terlintas menahan deru 
Berkata ingin bertemu
Andaikan bisa memutar waktu
Kan kukembalikan kisah ke semula 
Mungkin takkan ada pinta mengusik  jiwa
Tercukupi rindu membasahi kalbu setiap waktu

Yakinilah senja akan meminang pelangi 
Dan warna takkan menipu kebenarannya 

Kita akan membedah rasa lalu memunguti cerita tertunda 
Memperbaiki senyum pada tatanan selanjutnya 
Adalah sangat baik

Engkau harus yakin
Dekapanku takkan sirna 
Bersama doa menyemogakan anugerah terindah

Karena di sini 
Setulus jiwa menunggu kapan dan bilamana engkau datang

Hanya satu peermohonanku 
Bila waktu usai 
Bisa membimbing jalan ke arah menuju cahaya
 Akan tercukupi semua bahagiaku 

Gubuk tua, 08-10-18


Nukilan,
Fajar

08 October 2018

TAK TEPAT WAKTU


TAK TEPAT WAKTU

Demi waktu yang naif mengekang separuh hati.
Separuhnya lagi dibiarkan liar.
Untuk mencintai diam-diam.
Dan berharap dalam-dalam.

Tapi kadang ia tak tepat.
Seseorang datang di waktu yang salah menurutnya.
Padahal,,, cinta tak pernah keliru.
Hanya saja, logika terlalu dangkal mengartikan cinta yang se rahasia itu.

Dia berbisik.
Suaranya hampir sunyi.
Dia berkata;
"kita adalah pertanyaan tanpa jawaban."

Oktober, hari ke-delapan, 2018.

_aku_

Nukilan,
Devan Rafandra Gibran

01 October 2018

P E N Y E S A L A N




PENYESALAN

Masa tak akan pernah berdusta....
Pada seluruh penghuni alam semesta...
Hati tak mungkin dapat terisi dua jiwa....
Dan saat itu terjadi yang ada hanyalah luka...

Ketika luka harus bersemayam disana...
Harus berpikir apa langkah selanjutnya...
Karena ku tak bisa menyalahkan sesiapa...
Sebab itu takkan mengubah keadaan yang ada..

Ketika rasa memiliki masih bertahta....
Yang ada hanyalah rasa semakin tersiksa....
Melepaskan adalah pilihan tepatnya...
Biarlah dia memilih sendiri jalan selanjutnya...

Dalam kenangan yang memenuhi ingatan...
Kau yang pernah dan selalu kuperjuangkan...
Tertitip sejuta kasih yang kupersembahkan....
Kini semua tinggalah kenangan menyakitkan...

Aku sadar meski perih harus kutetaskan...
Kau hanyalah pecundang tanpa perasaan....
Kau tawarkan cinta dalam keracunan...
Yang kutahu itu adalah ketulusan....

Kini telah terbuka semua kenyataan....
Jangan pernah kau mengatakan itu kesiilafan...
Karena ku tau semua adalah kesengajaan...
Yang ku mau hanyalah pertanggung jawabkan....

Jadilah kesatria yang sebenarnya...
Jangan berbohong dibelakang sumpah agama...
Aku bisa membaca apapun yang kau rasa...
Jangan terus sembunyi dan terus bermuka dua.

Ingatlah akan karma di belakangmu...
Karena tak seorangpun akan tau saat itu...
Semua hanya menunggu waktu...
Hingga kau hanya mampu menyesali semua itu.

Nukilan dan Karya,
Gadis Di Balik Bulan.

22 September 2018

MENANTI SINAR


MENANTI SINAR
Deeqnasz

Langkah kaki,
Mengajar kita erti berjalan, 
Berjalan menuju kebaikan atau keburukan,
Langkah kaki,
Menentukan jalan yang kita inginkan,
Kegembiraan atau kesesalan,
Langkah kaki,
Memulakan perjalanan,
Bermula dari kiri ataupun kanan,
Langkah kaki,
Mencorakkan kehidupan,
Gelap mahupun bersinaran,

Kini aku,
Telah silap memilih langkah,
Telah silap memilih jalan,
Aku lalai dengan langkah ku, 
Aku alpa dengan gerak geri kaki ku, 
Dan aku,
Ingin kembali berjalan dengan langkah dan jalan yang di redha oleh NYA.

Nukilan,
Deeqnasz

#manusiayangalpa 
#silaplangkahku 
#akumanusiabiasa 
#ingatkanaku