Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

16 August 2023

AKU HANYALAH PETUALANG BUTA

 


AKU HANYALAH PETUALANG BUTA

Aku hanyalah seorang petualang buta 
yang melayari perjalananku sendiri. 
Dilautan manusia memperjuangkankan 
pemberian dan penerimaan, 
dihamparan dunia memperjuangkan 
budi, jasa juga rasa. 

Bukanlah yang Sempurna, namun seadanya sebaik mungkin. 

Kesempurnaan itu, terpisah diantara batas 
Yang Menciptakan dan Yang Diciptakan 
dan begitu juga manusia yang dikurniakan kata dan doa 
tapi Tuhan juga yang Punya segala Kuasa. 
Sayangnya seringku saksikan manusia yang merasa berkuasa 
dan Tuhan sekadar lafaz kata. 

Ya rabb, 
ampunilah kami dan tunjuki kami manusia
 CiptaanMu yang masih belum penuh 
mengenal "Bismillahirrahmanirrahim ' Mu.




AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my

02 June 2021

HUJAN KATA DI KUCHING, HUJAN RASA DI BANDUNG #MALINDO

 


HUJAN KATA DI KUCHING, 
HUJAN RASA DI BANDUNG 
#MALINDO

I
Tidakkah hujan, Lebih Riang Malam ini..
Mereka bermain berkawan bergembira..
Menarik udara menjadi sejuk
Membawa hati seseorang pada mimpinya..

II
Hujan itu penglipur lara,
Mencoret ceritera dari sebuah rasa.
Dipersimpangan duka lara dan juga damai bahagia,
Juga ingatan termanis atau juga
Tragis sebuah tangis,
Bercampur dalam benak.
Getar memecah menyelubungi.
Kesendirianku menggenggam doa terindah
Yang kutitip buat Tuhan
Demi esok yang tetap ku harapkan berhujankan
Damai yang kusyukuri.

III
Malam ini,
Ingin lagiku ulangi 
mendengarkan instrumental alam
yang membuatku tidak ingin kembali.
Di antara ada doa yang di Aamiin kan..
Tidak berharap lebih,
Tidak bermimpi tinggi,
Hanya ingin membuka cerita
Dari setiap denting mu.
Hujan,
Kini kembali membawa cerita lama
Dari teman baru.

IV
Kedinginan menjarah kalbu,
Hujan punya bicara,
Diri ini punya rasa,
Kukira tinta kata juga punya jalannya,
Menari seiring
Nada
Cinta
Jiwa
Puja,
Rencana,
dan 
Seadanya.

AH !
Ini rayu menderu rindu
Yang dulu adalah lapangan syahduku.
Teman Baru mengingatkan aku
Pada buku disuatu masa dahulu,
Dalam Hujan mengutus memori buta
menyuluh kenangan.
Asyik ?
Mana mungkin kata dan jiwa mudah dipisahkan masa.
Belajar dari doa yang dari rasa.
Melontarkan kata yang yakin dipercaya 
tetap ada di sisi Yang Maha Punya Segala.

V
Biarkan hujan malam ini mencorat cerita dan rasa,
Dari dua tanah terpisah samudera.
Sementara baris - baris karya coretan bersama
Menyimpan nyawa dan harga.

** Terima kasih buat Sahabat Pena dari bandung, Nadya yang sudi berkolaborasi untuk Puisi ini. Semoga jadi kenang-kenangan yang seadanya.

Tanggal 20 Mei 2021
Kuching-Bandung
#DaerahTiadaBernama
#Nadya

10 October 2018

BILA CINTA DI UJI


BILA CINTA DI UJI

Hari ini bersama titisan hujan 
Basah membasahi bumi 
Bersama kesuraman wajah pagi
Bermelodi sayu dalam alunan luka 

Ku berserah pada illahi 
Kini cintaku sedang di uji 
Apakah semua ini harus berakhir?

Ya Allah Ya Tuhanku 
Sungguh aku tak kuat menahan 
Ujian yang kau beri ke atasku
Setiap saat dan waktu 
Ku bersujud Padamu.. 
Janganlah kau rampas rasa kasih ini 
Restukanlah cinta dan sayangku 
Ku ingin bersama sehidup dan semati 
Biar sampai ke hujung nyawa 

Hasil Nukilan.
Gadis Di Balik Bulan

09 October 2018

RUPA PELANGI SEINDAH WARNA HATI


RUPA PELANGI SEINDAH WARNA HATI 

Rindu nan biru 
Getarnya berdegup seru
Saraut wajah sendu terlintas menahan deru 
Berkata ingin bertemu
Andaikan bisa memutar waktu
Kan kukembalikan kisah ke semula 
Mungkin takkan ada pinta mengusik  jiwa
Tercukupi rindu membasahi kalbu setiap waktu

Yakinilah senja akan meminang pelangi 
Dan warna takkan menipu kebenarannya 

Kita akan membedah rasa lalu memunguti cerita tertunda 
Memperbaiki senyum pada tatanan selanjutnya 
Adalah sangat baik

Engkau harus yakin
Dekapanku takkan sirna 
Bersama doa menyemogakan anugerah terindah

Karena di sini 
Setulus jiwa menunggu kapan dan bilamana engkau datang

Hanya satu peermohonanku 
Bila waktu usai 
Bisa membimbing jalan ke arah menuju cahaya
 Akan tercukupi semua bahagiaku 

Gubuk tua, 08-10-18


Nukilan,
Fajar

08 October 2018

TAK TEPAT WAKTU


TAK TEPAT WAKTU

Demi waktu yang naif mengekang separuh hati.
Separuhnya lagi dibiarkan liar.
Untuk mencintai diam-diam.
Dan berharap dalam-dalam.

Tapi kadang ia tak tepat.
Seseorang datang di waktu yang salah menurutnya.
Padahal,,, cinta tak pernah keliru.
Hanya saja, logika terlalu dangkal mengartikan cinta yang se rahasia itu.

Dia berbisik.
Suaranya hampir sunyi.
Dia berkata;
"kita adalah pertanyaan tanpa jawaban."

Oktober, hari ke-delapan, 2018.

_aku_

Nukilan,
Devan Rafandra Gibran

01 October 2018

P E N Y E S A L A N




PENYESALAN

Masa tak akan pernah berdusta....
Pada seluruh penghuni alam semesta...
Hati tak mungkin dapat terisi dua jiwa....
Dan saat itu terjadi yang ada hanyalah luka...

Ketika luka harus bersemayam disana...
Harus berpikir apa langkah selanjutnya...
Karena ku tak bisa menyalahkan sesiapa...
Sebab itu takkan mengubah keadaan yang ada..

Ketika rasa memiliki masih bertahta....
Yang ada hanyalah rasa semakin tersiksa....
Melepaskan adalah pilihan tepatnya...
Biarlah dia memilih sendiri jalan selanjutnya...

Dalam kenangan yang memenuhi ingatan...
Kau yang pernah dan selalu kuperjuangkan...
Tertitip sejuta kasih yang kupersembahkan....
Kini semua tinggalah kenangan menyakitkan...

Aku sadar meski perih harus kutetaskan...
Kau hanyalah pecundang tanpa perasaan....
Kau tawarkan cinta dalam keracunan...
Yang kutahu itu adalah ketulusan....

Kini telah terbuka semua kenyataan....
Jangan pernah kau mengatakan itu kesiilafan...
Karena ku tau semua adalah kesengajaan...
Yang ku mau hanyalah pertanggung jawabkan....

Jadilah kesatria yang sebenarnya...
Jangan berbohong dibelakang sumpah agama...
Aku bisa membaca apapun yang kau rasa...
Jangan terus sembunyi dan terus bermuka dua.

Ingatlah akan karma di belakangmu...
Karena tak seorangpun akan tau saat itu...
Semua hanya menunggu waktu...
Hingga kau hanya mampu menyesali semua itu.

Nukilan dan Karya,
Gadis Di Balik Bulan.

22 September 2018

MENANTI SINAR


MENANTI SINAR
Deeqnasz

Langkah kaki,
Mengajar kita erti berjalan, 
Berjalan menuju kebaikan atau keburukan,
Langkah kaki,
Menentukan jalan yang kita inginkan,
Kegembiraan atau kesesalan,
Langkah kaki,
Memulakan perjalanan,
Bermula dari kiri ataupun kanan,
Langkah kaki,
Mencorakkan kehidupan,
Gelap mahupun bersinaran,

Kini aku,
Telah silap memilih langkah,
Telah silap memilih jalan,
Aku lalai dengan langkah ku, 
Aku alpa dengan gerak geri kaki ku, 
Dan aku,
Ingin kembali berjalan dengan langkah dan jalan yang di redha oleh NYA.

Nukilan,
Deeqnasz

#manusiayangalpa 
#silaplangkahku 
#akumanusiabiasa 
#ingatkanaku

25 May 2018

PUISI KU CARI DAMAI ABADI NUKILAN TUN DATO' SERI HAJI ABDULLAH HAJI AHMAD BADAWI



KU CARI DAMAI ABADI

Aku cari bukan harta bertimbun-timbun,
Untuk hidup kaya,
Aku cari bukan wang berjuta-juta,
Untuk hidup bergaya,
Aku cari bukan kawan-kawan,
Untuk hidup sekadar berfoya-foya,
Aku cari mana dia Al-Ghazali,
Aku cari mana dia Al-Shafie,
Kita bongkar rahsia kitab suci,
Cari pedoman
Kita bongkar rahsia sunnah nabi
Cari panduan
Aku hidup kerana Dia Rabbi
Dialah teman
Dialah wali
Dia mencukupi
Aku hidup bererti
Menikmati damai abadi

NUKILAN 
Tun Dato' Seri Haji Abdullah Haji Ahmad Badawi

AKU HANYA MANUSIA YANG SEADANYA


AKU HANYA MANUSIA YANG SEADANYA

Aku,
Diriku....
Warak tidak,
Alim pun bukan,
malah jauh sekali dari sifat
kesempurnaan.
Melainkanhanya sebahagian
dari Ciptaan Allah Swt.
Insan yang bergelar manusia.

Namun,
Aku tetap berusaha,
Aku tetap menjalani,
Aku tetap menghadapi,
Dengan Sebaik mungkin
Apa saja yang memberkan
kebajikan dan kebaikan
Mahupun pada diri sendiri,
Mahupun pada seseorang,
Mahupun pada sesama insan,
Mahupun sesama mahkluk,
Mahupun Seluruh alam.
Kerana aku sedar,
Nyawa akan kembali ke sisi Ilahi,
Jasad akan mati,
Dunia akan pergi,
Diriku nanti hanya akan dikenangi,
Namaku juga akan beransur dilupai.
Begitulah hidup,
Punya penghujung dan saatnya akan menghilang
Seperti debu-debu yang menyelubungi
Kemudian hembus angin dan menyepi.

Sementara masih ada hayat di dunia ini.
Tidak kira sesiapapun diri kita ini,
Syukuri dan nikmatilah,
Apa yang tetap masih tinggal dan ada,
Usahakanlah dengan semangat yang tiada pernah mati,
Jalanilah dengan sepenuh hati.
Mudahan hidup seribu tahun lagi,
Abadi dalam sebutan dan 
Tulus doa - doa pada Ilahi.

Kepada Allah,
Tuhan Sekalian Alam,
Berserah sampai Akhir Nanti.


23.05.2018

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my

14 May 2018

SAJAK BUAT IBU ( HARI IBU 2018 )


SAJAK BUAT IBU ( HARI IBU 2018 )

Dilahirnya aku ke dunia,
Bergalang nyawa,
Bersimbah darah,
Mengerah tulang,daging dan urat.
Bersaksi Malaikat-malaikat.
Berkat doa dan permohonan,
Melalui mulianya haruman syurga,
Pintu segala dunia dan alam.
Allah kurniakan seorang manusia,
Berhembus cahaya di mata,
Dari merah tapak kaki,
dibesarkan dengan keringat,
Direstui dengan kabul doa,
Buat seorang ratu tertinggi 
yang menggegar dunia,
Gelarannya,
IBU,
EMAK,
BUNDA.


Saat ini,
Didepan mata adalah sosok karyamu,
Berkat doa restu,
Sembah dengan rendah diri,
diriku,Zuriat kerdilmu,
Memohon ampun maaf,
Dunia akhirat,zahir batin.
Dosa dosaku yang tak terkira,
Luka dan darah atas perlakuanku,
Singgung kata lisan,
Payah perit mu,
Resah gelisahmu,
Makan dan minumku,
Siang malamku,
Jaga tidurku,
Lebih dan kurangku,
Jatuh bangunku,
Zahir Batinku,
Ku serahkan pada junjung kasih,
dan murni nilaimu.
Ku mohon redha dan ampunmu 
Disisi Tuhan sekalian Alam.

Allah peliharakan hamparan duniaku,Ibuku.
Sejahtera,aman damai,langit dan bumi,
Dunia akhirat buat Yang mengandungku
9 bulan  9 hari dalam rahimnya.
Amin.


Allah berkati dan rahmati ibu ibu di seluruh penjuru Alam.
Doa dan salam buat ibu-ibu yang telah dijemput kembali ke sisiMu.


13 Mei 2018

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my 


03 May 2018

JENDELA YANG SAMA


JENDELA YANG SAMA

Jendela yang sama.
dan
Sebuah bilik berdinding keras 
yang di dalamnya mencoretkan perjalanan hidup 
Seorang insan yang lahir dari desa hijau nan damai.

Jendela yang sama
dan
Gerak dan lukisan alam yang berubah 
Seiring detik masa yang dari kesekian kali 
Menyampaikan maksud dan hasrat.

Jendela yang sama,
Dan
Seorang aku 
Yang mencoret karya semahu dan seadanya 
Demi hasrat hidup beribu tahun.

Jendela yang sama,
Dan
Harap doa,
Jauh dekat dan dalam renungan nurani tiada bertepi 
Akan liku jalan bingkisan ilahi.

Jendela yang sama,
Dan
Seorang diri 
Yang tetap dengan kesendiriannya,
Menjadi manusia memang bakal dijemput mati,
Mengutip amal,pahala dan kemuliaan hati 
Mudahan menjadi cahaya penerang 
Yang abadi sampai akhirat nanti.

Jendela yang sama,
Sampai selamanya.

28.04.2018


AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my



06 April 2018

AKU, SENJA. DAN MALAM



AKU, SENJA DAN MALAM

Gundah senja dan lelah,
Siang yang panjang,
Menusuk darah dan jantung,
Lidah pun diam dan kaku.
Jiwaku kepenatan dan tenat,
Terkapai dalam emosi dan perasaan,
Aku kelemasan dalam diri sendiri.

Senja yang menyelimuti mentari diufuk horizon,
Bakal membuai dalam mimpi malam,
Nyanyian alam yang meredamkan gerutu di kalbu,
Aku rebah,
Rebah dalam riba sang malam,
Bertemankan bayu yang berhembus,
Membisik sabda sakti dan renung fikir.

Aku,senja dan malam,
Belayar menyelusuri lautan diri.

06.4.2017

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my


24 January 2018

MUSAFIR KE DALAM HATINYA


MUSAFIR KE DALAM HATINYA
CahayaHatiAisya

Pilihlah seseorang...
Yang mampu merasakan kesedihanmu disebalik senyumanmu.
Yang mampu mengerti dan memahami disaat engkau terdiam.
Yang mampu merasakan kasih sayangmu disaat kemarahanmu.
Kerana dialah yang akan boleh mengerti tentang dirimu.

ada waktu kita harus berdiam
Agar engkau tahu siapa yang akan datang kepadamu.
Terkadang kita harus berbicara perlahan-lahan..
Agar kita tahu siapa yang masih mahu mendengarkanmu.

Terkadang kita harus melibatkan diri ke dalam satu perbezaan..
Agar kita tahu siapa yang masih akan membela..

Terkadang engkau harus mencuba mengambil keputusan yang kurang tepat..
Agar kita tahu siapa yang membantu kita membetulkannya kembali..

23012018

Nukilan,
CahayaHatiAisya


AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my 

23 January 2018

MENANTI DALAM SEPI


MENANTI DALAM SEPI

Kemarin kulihat dia menangis
Dalam hening
Dalam diam
Tanpa air mata
Namun kutahu dia sedih
Sekarang kulihat dia telah tertawa
Walau masih ada luka dimatanya

Ada rasa luka dimatanya
Ada rasa lelah dihatinya
Namun dia telah ceria
Ku tahu dia telah pasrah
Ku tahu dia telah menyerah

Tak berdaya pada kuasa hatinya
Tak kuasa pada kehendak cintanya
Dan kini dia hanya diam
Menanti dalam rindu ƴαπg amat sangat
Dalam sepi ƴαπg menyengat
Menanti sesuatu ƴαπg tak pasti
tapi dia tak peduli
Dia hanya tahu cinta ƴαπg dia miliki pasti...  
Itulah aku..

23012018, Selasa

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my


#GadisDibalikBulan

19 January 2018

DALAM HIDUP

DALAM HIDUP

Dalam hidup banyak warna,
Dalam hidup banyak liku dan perjalanan,
Dalam hidup banyak cobaan dan ujian,
Dalam hidup banyak renungan,
Dalam hidup banyak amalan,
Dalam hidup banyak pelajaran,
Dalam hidup  banyak tuhan dan sembahan,
Dalam hidup banyak tujuan,
Dalam hidup banyak matlamat dan tujuan,
Dalam hidup banyak pengertian,
Dalam hidup Banyak kehancuran dan kematian,
Dalam hidup banyak permulaan dan pengakhiran,
Dalam hidup banyak keabadian,
Dalam hidup banyak manusia.
Dalam hidup banyak pengalaman,
Dalam hidup banyak pelajaran,
Dalam hidup banyak kebaikan,
Dalam hidup Banyak pemberian,
Dalam hidup banyak kesempurnaan,
Dalam hidup banyak kesyukuran,
Dalam Hidup banyak penghayatan.
Dalam hidup hanya satu.
Lillahirabbil alamin.

19012018,Jumaat.

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my

18 January 2018

TERSEMBUNYI

TERSEMBUNYI

Terkadang kuingin menyendiri
Mencari kedamaian dihati
Disatu tempat tersembunyi

Disana tiada siapa
Yang mengetahuiku dimana
Walau hanya seketika

Biarlah kumerasa tenang
Usahlah menjadi pencari
Berikanlah kusedikit ruang

Disini kuterdampar  dibelenggu
Bagaikan arang kayu
Akhirnya mereput disitu

Disebalik kaca berhias
Retak berkecai  terhempas
Begitulah hatiku kini terguris

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my

#GadisDiBalikBulan

16 January 2018

DIARI KOSONG

DIARI KOSONG

Ibarat mencari kata-kata dalam diari kosong
 namun diari kosong membisu lalu ingatan mencoret rasa dikalbu,aku yg sekian lama terbuang di daerah tiada bernama asing dalam diriku sendiri,

kata kata masih kabur dan kosong,ketika dada yg sekian lama membengkak mencalit kisah duka lara. hati sepi,angin menghembuskan dinginnya dinding kalbu yang membeku,dinding kalbu ini adalah bicaraku ketika lidah kaku yang melinangkan darah dari perjalanan jiwa yang sering disirami gerimis panjang.

Diari kosong dan diriku.
Diam dan membisu yang sendu bersama rasaku.

 Diari kosong dan diriku
Tiada yang mengerti
Hanya aku dan benda yang tak bernyawa
Juga kertas yang tak bersuara
Aku diam diulit kenangan
Kenangan yang membuai hati dan perasaan
Membawa pergi dari dunia realiti

23012017, Isnin

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my

MASA DAN MALAM

MASA DAN MALAM

Masa tidak akan menunggu kita,
Masa tetap dengan detiknya,
Namun sesingkat
Kehidupan,
Umur
dan nyawa
Yang dipinjamkan,
Bagaimanakah seharusnya kita jalani?
Agar disuatu masa,
Ketika kita meninggalkan dunia,
Penuh tenang
dan kepuasan yang sebenar.
Hidup yang ada
Bukan hanya untuk dinikmati
Tetapi dihayati dan difahami serta didalami.
Seperti juga malam yang setia.
Mencurah ilham bening,
Dan malam juga sering menghamparkan fikir dan renung,
Mencari makna dan erti
Disebalik adanya aku di dunia ini.
Sesungguhnya,
Malam banyak memberikan pengertian yang murni suci.

16012016

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my

15 January 2018

MALAM

MALAM

Malam yang Penuh Sinaran dan Kilau,
Menjanjikan tenang dan damai,
Malam yang berdinding gelap dan dingin,
Membawa peringatan Lillahirabbil alamin,
Malam yang berhias sinar dan kilau,
Indahnya hanya setitis berbanding indah Syurgawi Ilahi,
Malam yang dijadikan dr Dzat Allah,
Menjadi pelajaran mereka yang rajin mentela'ah.
Malam yang sunyi dan sepi,
Sampai waktu dijemput kembali,kita tetap bersendiri,
Malam yang sesempurna aturan dan kejadiannya.
Bingkisan dari Tuhan buat kita Manusia yang nuraninya Insan.

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my
15012016
Kuching,Sarawak.

12 January 2018

KEKALUTAN HIDUP

KEKALUTAN HIDUP

Kekalutan dalam hidup
Takkan redha
Jika tidak diusaha dan diuraikan.

Hadapilah dengan penuh
Penghayatan,
Tumpuan,
Ketekunan
Dan kegigihan
Serta kesabaran
Dan keredhaan
Pada Kehendak Allah.

Ketenangan dan kekuatan dari Allah
Akan selalu ada
Buat mereka yang berusaha
Dan berpegang pada
Allah semata mata.

Amin.

25032014

AZLAN RUMADI
www.azlanrumadi.blogspot.my